Definisi Engineering Menurut Para Ahli dan Relevansinya di Era Teknologi 2026

Definisi27 Views

Engineering atau teknik menjadi salah satu bidang yang paling menentukan arah perkembangan dunia modern. Mulai dari infrastruktur, sistem transportasi, energi, manufaktur, teknologi informasi, hingga pengembangan kecerdasan buatan, semua hal yang menopang kehidupan manusia saat ini melibatkan proses engineering. Namun, apa sebenarnya pengertian engineering? Mengapa istilah ini begitu luas tetapi memiliki fungsi yang sangat spesifik?

Kajian tentang engineering telah berkembang sejak era peradaban kuno. Pada masa Mesir, Romawi, hingga Yunani, praktik rekayasa sudah diterapkan meski belum memiliki definisi akademis. Ketika revolusi industri hadir, engineering mulai dipahami sebagai ilmu terstruktur. Memasuki era digital dan otomatisasi pada abad ke 21, makna engineering semakin kompleks karena terkait perhitungan matematis, analisis sistem, inovasi, hingga pemecahan masalah berbasis teknologi.

“Bagi saya, engineering adalah seni memecahkan masalah dengan logika, kreativitas, dan tanggung jawab atas dampaknya terhadap manusia.”


Engineering sebagai Fondasi Teknologi Modern

Engineering dapat dilihat sebagai upaya manusia untuk mengubah konsep dan perhitungan abstrak menjadi solusi nyata. Inilah alasan mengapa bidang teknik selalu berkaitan dengan produktivitas, efektivitas, serta peningkatan kualitas hidup. Dalam perkembangannya, engineering tidak hanya berkutat pada bangunan atau mesin, tetapi juga merambah ke teknologi digital, perangkat lunak, serta rekayasa sistem dan energi terbarukan.

Di era 2026, perkembangan seperti robotika, kecerdasan buatan, blockchain, kendaraan listrik, hingga komputasi kuantum menjadikan engineering semakin strategis. Kemampuan engineer sangat dibutuhkan untuk mengolah data, membangun sistem otomatis, serta merancang inovasi yang mampu menanggapi tantangan global.


Definisi Engineering Menurut Para Ahli

Berbagai pakar dari disiplin teknik memberikan definisi yang memperkaya pemahaman tentang engineering. Berikut beberapa pandangan ilmiah yang menjadi rujukan dunia pendidikan dan industri.


1. ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology)

ABET mendefinisikan engineering sebagai penerapan ilmu pengetahuan, matematika, dan pengalaman praktis untuk merancang dan mengembangkan solusi bagi masalah teknis yang berkaitan dengan kebutuhan manusia.

Definisi ini banyak digunakan di perguruan tinggi teknik di seluruh dunia karena menekankan perpaduan teori dan praktik.


2. Theodore von Kármán

Ilmuwan aeronautika ini menyatakan bahwa engineering adalah seni menciptakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya dengan cara menerapkan prinsip ilmu pengetahuan. Ia menekankan kreativitas sebagai inti teknik.


3. Webster’s Dictionary

Engineering didefinisikan sebagai proses merancang dan membuat mesin, struktur, atau sistem yang memanfaatkan prinsip sains.


4. Engineers Australia

Organisasi ini mendefinisikan engineering sebagai profesi yang menggunakan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan teknologi, produk, dan layanan yang memberi manfaat bagi masyarakat.


5. Henry Petroski

Petroski, ahli teknik sipil, menyatakan bahwa engineering adalah upaya manusia memecahkan masalah melalui desain, inovasi, serta evaluasi risiko.


6. J. E. Gordon

Menurut Gordon, engineering adalah ilmu memanfaatkan kekuatan material dan mekanisme alam untuk menghasilkan struktur atau mesin yang berguna.


7. William Wulf

Tokoh ini menyatakan bahwa engineering adalah proses pengambilan keputusan yang mengubah sumber daya menjadi sesuatu yang memiliki nilai bagi manusia.


8. UNESCO

Dalam dokumen teknologinya, UNESCO menyebut engineering sebagai penerapan kreativitas dan keahlian teknis untuk menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan.


9. National Society of Professional Engineers (NSPE)

Engineering didefinisikan sebagai praktik profesional yang memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk melindungi, meningkatkan, dan melayani kepentingan publik.


10. MIT School of Engineering

MIT menyatakan bahwa engineering adalah kemampuan merumuskan masalah kompleks, menganalisisnya, dan membangun sistem yang mampu bekerja dengan optimal dalam kondisi nyata.


Elemen Utama dalam Engineering

Para ahli sependapat bahwa engineering memiliki unsur unsur dasar sebagai berikut.


1. Pemecahan Masalah

Engineering selalu dimulai dari pertanyaan: apa masalahnya dan bagaimana solusinya?
Engineer diharapkan mampu menganalisis masalah dari berbagai sudut pandang, termasuk teknis, sosial, dan ekonomi.


2. Matematika dan Sains

Ilmu fisika, kimia, biologi, hingga matematika menjadi landasan utama dalam perhitungan teknik. Tanpa dasar ilmiah, proses desain hanya menjadi ide spekulatif.


3. Desain dan Kreativitas

Setiap inovasi teknik berawal dari proses desain. Kreativitas diperlukan untuk menghasilkan solusi baru yang lebih efisien dan aman.


4. Uji Coba dan Analisis

Produk teknik harus melewati proses uji coba untuk memastikan keamanan, ketahanan, dan performa.


5. Tanggung Jawab Etis

Seorang engineer wajib memastikan produknya tidak merugikan manusia atau lingkungan. Prinsip etis ini dipegang teguh dalam setiap disiplin teknik.


Jenis Jenis Engineering

Bidang engineering sangat luas dan dapat dibagi ke beberapa kategori besar.


1. Teknik Sipil

Berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan, bendungan, dan gedung.


2. Teknik Mesin

Berkaitan dengan desain dan pembuatan mesin, motor, peralatan industri, dan sistem produksi.


3. Teknik Elektro

Bidang ini mencakup teknologi listrik, elektronika, telekomunikasi, hingga robotika.


4. Teknik Kimia

Mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tinggi seperti plastik, obat, bahan bakar, dan makanan.


5. Teknik Industri

Mengoptimalkan sistem kerja, produktivitas, serta manajemen proses.


6. Teknik Komputer dan Informatika

Berfokus pada perangkat keras, perangkat lunak, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan.


7. Teknik Lingkungan

Mengelola sumber daya alam, limbah, energi bersih, serta keberlanjutan ekologi.


8. Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Menggabungkan teknologi struktur dan seni desain untuk menciptakan ruang yang aman dan estetik.


Ruang Lingkup Engineering di Era Modern

Pada tahun 2026, engineering tidak lagi sekadar menggambar rancangan dan membangun struktur fisik. Teknologi digital menghadirkan ruang lingkup baru sebagai berikut.


1. Rekayasa Sistem Cerdas

AI, machine learning, dan robotika semakin dominan dalam industri. Engineer diharapkan mampu bekerja dengan algoritma dan sistem otomatis.


2. Rekayasa Energi Terbarukan

Pengembangan panel surya, turbin angin, dan mobil listrik memerlukan pendekatan teknik yang berkelanjutan.


3. Engineering Data dan Cloud

Transformasi digital membuat engineer harus memahami big data, cloud computing, serta keamanan informasi.


4. Rekayasa Bioteknologi

Bidang ini mencakup pengembangan obat, pertanian modern, hingga manipulasi genetik.


Peran Engineering dalam Kehidupan Manusia

Engineering memiliki dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.


1. Infrastruktur dan Mobilitas

Tanpa engineering, perjalanan manusia akan jauh lebih lambat dan berisiko. Jalan raya, transportasi massal, dan konstruksi gedung bertingkat adalah bukti nyata kontribusi teknik.


2. Teknologi Komunikasi

Internet, smartphone, dan jaringan satelit hadir berkat perpaduan teknik elektro dan teknik komputer.


3. Kesehatan

Alat MRI, ventilator, robot bedah, dan sistem farmasi diproduksi melalui teknologi engineering modern.


4. Energi dan Lingkungan

Teknik memungkinkan manusia mengolah energi dengan lebih efisien dan ramah lingkungan.


5. Ekonomi dan Industri

Engineering adalah inti produksi barang dan jasa yang menentukan stabilitas ekonomi global.


Perspektif Penulis mengenai Engineering

Dari berbagai pandangan ahli, engineering dapat dipahami sebagai perpaduan antara ilmu pengetahuan, kreativitas, dan tanggung jawab profesional dalam menciptakan solusi nyata bagi kehidupan manusia. Pada era modern, peran engineer semakin meluas dan tidak hanya berbicara tentang mesin atau bangunan, tetapi juga mencakup teknologi data, kecerdasan buatan, dan inovasi sosial.

“Engineer bukan sekadar orang yang membuat mesin, tetapi seseorang yang merancang masa depan dengan perhitungan yang matang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *