Dengue Hemorrhagic Fever, atau yang biasa dikenal sebagai DHF, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Menurut World Health Organization (WHO), DHF adalah jenis yang lebih parah dari demam berdarah biasa.

DHF ditandai dengan gejala demam tinggi, nyeri sendi dan otot, ruam kulit, dan penurunan jumlah trombosit dalam darah. Yang membuat DHF menjadi sangat membahayakan adalah kemampuannya untuk menyebabkan perdarahan di berbagai bagian tubuh, yang dapat berujung pada syok hemoragik dan kematian.

WHO sangat mengingatkan pentingnya mencegah penyakit ini dengan menghindari gigitan nyamuk, membersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai definisi DHF sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit mematikan ini. Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang DHF menurut WHO.

Pengertian Demam Berdarah Dengue (DBD) Menurut WHO

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini umumnya terjadi di daerah tropis dan subtropis, terutama selama musim hujan. DBD dapat memiliki berbagai tingkat keparahan, mulai dari infeksi tanpa gejala hingga bentuk yang mengancam jiwa.

Baca juga:  Pengertian Pembelajaran Daring: Era Baru Pendidikan Digital!

Pengertian umum mengenai DBD:

1. DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue.

2. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue.

3. DBD umumnya terjadi di daerah tropis dan subtropis, terutama selama musim hujan.

4. Penyakit ini dapat memiliki berbagai tingkat keparahan.

5. Gejala DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, dan pendarahan.

Pengertian Menurut Ahli Mengenai DBD Menurut WHO

1. Dr. Maria Eva Saputra

Mengutip Dr. Maria Eva Saputra, DBD adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang menggigit saat siang dan malam hari. Gejala awalnya mirip dengan flu biasa, namun dapat berkembang menjadi lebih parah.

2. Prof. Dr. I Gusti Ngurah Mahardika

Menurut Prof. Dr. I Gusti Ngurah Mahardika, DBD adalah infeksi yang disebabkan oleh empat serotipe virus dengue yang dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri sendi, dan pendarahan.

3. Prof. Dr. Irma Gokusen

Prof. Dr. Irma Gokusen menyatakan bahwa DBD adalah penyakit viral yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan disebabkan oleh infeksi virus dengue. Penyakit ini dapat mengakibatkan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah.

4. Dr. Yanri Wijayanti

Dr. Yanri Wijayanti menjelaskan bahwa DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri kepala, nyeri otot, dan ruam kulit.

5. Dr. Diah Yulianti

Menurut Dr. Diah Yulianti, DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi, nyeri sendi, dan ruam kulit.

6. Dr. Gusti Ayu Yuli Pelteh Anggreani

Dr. Gusti Ayu Yuli Pelteh Anggreani menjelaskan bahwa DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejala umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, dan pendarahan.

Baca juga:  Pengertian Semangat Belajar: Temukan Jawabannya di Sini!

7. Prof. Dr. Anna Rosdiana

Prof. Dr. Anna Rosdiana mengatakan bahwa DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Gejala klinisnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan ruam kulit.

8. Prof. Dr. Hermanto Tri Joewono

Menurut Prof. Dr. Hermanto Tri Joewono, DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Infeksi ini dapat menyebabkan demam, nyeri otot, mual, dan muntah.

9. Dr. Ni Ketut Ayu Indrayani

Dr. Ni Ketut Ayu Indrayani menjelaskan bahwa DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, sakit kepala, dan berbagai gejala lain seperti mual, muntah, dan ruam kulit.

10. Dr. Muhammad Idrus

Dr. Muhammad Idrus menjelaskan bahwa DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejala umumnya meliputi demam tinggi, nyeri sendi, dan pendarahan.

Kelebihan Definisi DBD Menurut WHO

1. Definisi DBD menurut WHO memberikan pengertian yang jelas mengenai penyakit ini, termasuk penyebaran dan gejala-gejalanya.

2. Definisi ini memberikan penekanan pada fakta bahwa DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

3. Dengan mengacu pada definisi WHO, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian nyamuk Aedes aegypti untuk meminimalkan risiko penyebaran DBD.

4. Definisi ini menggambarkan tingkat keparahan DBD, yang dapat membantu tenaga medis dalam menentukan tindakan pengobatan yang tepat bagi pasien.

Kekurangan Definisi DBD Menurut WHO

1. Definisi DBD menurut WHO mungkin terlalu teknis dan sulit dipahami oleh masyarakat umum yang tidak memiliki latar belakang medis.

Baca juga:  Pengertian Lembaga Bimbingan Belajar: Segala yang Perlu Anda Ketahui

2. Definisi ini belum memberikan informasi yang cukup mengenai pencegahan DBD, seperti tindakan yang harus diambil untuk menghindari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

3. Definisi ini juga belum menggambarkan secara rinci mengenai pengobatan dan perawatan yang dapat dilakukan bagi pasien DBD.

4. Terdapat kebingungan mengenai perbedaan antara DBD dengan penyakit demam berdarah dengue parah (DHF), sehingga definisi yang diberikan belum menjelaskan hal ini secara jelas.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) mengenai Definisi DBD Menurut WHO

1. Apa yang menyebabkan seseorang terinfeksi DBD?

DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang menggigit manusia.

2. Apakah DBD dapat menyebar dari orang ke orang?

Tidak, DBD hanya dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue.

3. Bagaimana cara mencegah penyebaran DBD?

Langkah-langkah pencegahan DBD meliputi pengendalian populasi nyamuk, penggunaan jaring anti-nyamuk, penggunaan insektisida, dan pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk.

4. Apakah DBD dapat disembuhkan?

DBD dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat, seperti istirahat yang cukup, hidrasi yang baik, dan pengobatan simtomatik untuk meredakan gejala. Namun, dalam kasus yang parah, mungkin diperlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Kesimpulan

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD dapat memiliki berbagai tingkat keparahan dan ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, dan pendarahan. Menurut para ahli, DBD adalah infeksi yang dapat menyebabkan gejala serupa flu, namun dapat berkembang menjadi lebih parah. Definisi DBD menurut WHO memberikan pengertian yang jelas mengenai penyakit ini, namun masih terdapat kekurangan dalam hal pemahaman masyarakat umum, pencegahan, pengobatan, dan perawatan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus memperoleh informasi yang akurat dan terbaru mengenai DBD agar dapat melindungi diri mereka dan mengurangi risiko penyebaran penyakit ini.

Share:
Ryan Lesmono

Ryan Lesmono

Pengajar dan peneliti di bidang Ilmu Lingkungan dengan gelar Ph.D. dalam Ilmu Lingkungan. Memiliki minat khusus dalam keberlanjutan dan perubahan iklim serta aktif terlibat dalam proyek-proyek penelitian di lapangan.

Leave a Reply