Menurut World Health Organization (WHO), kecelakaan merupakan suatu kejadian yang tidak diinginkan yang mengakibatkan cedera atau kerugian. Hal ini dapat terjadi di rumah, tempat kerja, di jalan raya, atau di tempat umum lainnya. WHO menyatakan bahwa kecelakaan dapat dicegah melalui tindakan pencegahan yang tepat dan kesadaran akan faktor risiko yang dapat menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan tersebut. Jadi, penting bagi kita untuk selalu waspada dan berhati-hati agar dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Pengertian Kecelakaan Menurut WHO

Kecelakaan dapat didefinisikan sebagai peristiwa yang tidak disengaja yang mengakibatkan kerugian, cedera, atau kematian. Menurut World Health Organization (WHO), kecelakaan merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor, termasuk perilaku manusia, faktor fisik, dan faktor lingkungan. WHO menganggap kecelakaan sebagai masalah yang serius karena dapat mengancam kesehatan dan keselamatan manusia di seluruh dunia.

Pengertian Kecelakaan Menurut Ahli

1. John Adams

Menurut John Adams, seorang ahli transportasi, kecelakaan adalah rangkaian peristiwa yang melibatkan energi, yang dimulai dari keadaan normal dan menghasilkan salah satu dampak yang tidak diinginkan, seperti cedera atau kerugian properti.

Baca juga:  Definisi Gagal Ginjal Kronik Menurut WHO

2. James Reason

James Reason, seorang psikolog terkenal dalam bidang teknik keselamatan, mendefinisikan kecelakaan sebagai hasil dari kesalahan manusia yang terjadi dalam sistem yang kompleks.

3. Nancy Leveson

Nancy Leveson, seorang profesor Ilmu dan Teknik Sistem di MIT, mengatakan bahwa kecelakaan adalah kegagalan dari sistem keselamatan yang kompleks karena adanya kesalahan manusia, kegagalan teknis, atau kombinasi keduanya.

4. Barry Turner

Barry Turner, seorang profesor dalam bidang Manajemen Darurat dan Kejadian Luar Biasa, menjelaskan bahwa kecelakaan adalah peristiwa yang tidak diinginkan yang melibatkan kerugian, cedera, atau kematian yang disebabkan oleh satu atau beberapa faktor yang terlibat dalam aktivitas manusia.

5. Erik Hollnagel

Erik Hollnagel, seorang ahli human factors engineering, menyebut kecelakaan sebagai hasil dari interaksi yang tidak diharapkan antara manusia, teknologi, dan organisasi.

6. Alan Johnson

Alan Johnson, seorang ahli keselamatan, berpendapat bahwa kecelakaan adalah peristiwa yang tidak terduga yang menyebabkan kerugian atau cedera sebagai hasil dari pelanggaran standar keselamatan.

7. James T. Reason

James T. Reason, ahli psikologi terkenal dalam bidang keselamatan, mengatakan bahwa kecelakaan adalah kegagalan sistem yang berasal dari berbagai faktor, termasuk kesalahan manusia, ketidakmampuan teknologi, dan kegagalan organisasi.

8. Charles Perrow

Menurut Charles Perrow, seorang sosiolog industri, kecelakaan terjadi ketika sistem yang rumit dan saling terkait mengalami kegagalan yang menghasilkan kerugian fisik dan ekonomi.

9. Trevor Kletz

Trevor Kletz, seorang ahli kecelakaan industri, mendefinisikan kecelakaan sebagai peristiwa yang mengakibatkan kerugian yang bisa dicegah dan penyebaran dampak yang tidak diinginkan.

10. Edward D. Hess

Edward D. Hess, seorang profesor dan penulis terkenal, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi ketika sistem yang kompleks mencapai batas toleransinya dan mengalami kegagalan yang mengakibatkan cedera atau kerugian.

Baca juga:  Definisi Lembaga Sosial Menurut Ahli

Kelebihan Definisi Kecelakaan Menurut WHO

1. Comprehensive

Definisi kecelakaan menurut WHO sangat komprehensif karena mencakup berbagai faktor, termasuk perilaku manusia, faktor fisik, dan faktor lingkungan. Hal ini memungkinkan untuk memahami kondisi yang menyebabkan terjadinya kecelakaan dengan lebih baik.

2. Global Perspective

WHO sebagai organisasi dunia memberikan perspektif global dalam mendefinisikan kecelakaan. Hal ini penting karena kecelakaan adalah masalah global yang mempengaruhi kesehatan dan keselamatan manusia di seluruh dunia.

3. Menghubungkan Berbagai Disiplin Ilmu

Definisi kecelakaan menurut WHO menghubungkan berbagai disiplin ilmu, seperti kesehatan, teknik, psikologi, dan manajemen risiko. Hal ini penting untuk memahami kompleksitas dan multi-faktor yang terlibat dalam kecelakaan.

4. Membantu Pengembangan Strategi Pencegahan

Dengan memiliki definisi yang terperinci dan lengkap, WHO dapat mengembangkan strategi pencegahan kecelakaan yang lebih efektif. Definisi ini memberikan dasar yang solid untuk mengidentifikasi area yang rentan terhadap kecelakaan.

Kekurangan Definisi Kecelakaan Menurut WHO

1. Tidak Menghitung Faktor Ekonomi

Definisi kecelakaan menurut WHO tidak mencakup faktor ekonomi yang terkait dengan kecelakaan. Misalnya, dampak kecelakaan terhadap produktivitas ekonomi atau biaya yang dikeluarkan untuk memulihkan cedera.

2. Tidak Menyebutkan Dampak Psikologis

Definisi kecelakaan menurut WHO juga tidak memasukkan dampak psikologis yang mungkin terjadi setelah kecelakaan. Ini termasuk trauma psikologis, stres pasca trauma, dan gangguan mental lainnya yang bisa muncul setelah terjadinya kecelakaan.

3. Kurangnya Perspektif Budaya

Definisi kecelakaan menurut WHO kurang memperhatikan perbedaan budaya yang mungkin mempengaruhi kecelakaan. Konsep kecelakaan bisa berbeda di berbagai negara atau budaya, dan itu perlu dipertimbangkan dalam mendefinisikannya.

4. Tidak Menyebutkan Pertanggungjawaban Sosial

Definisi kecelakaan menurut WHO tidak secara eksplisit menyebutkan pertanggungjawaban sosial dalam kecelakaan. Ini termasuk tanggung jawab sosial individu, organisasi, dan pemerintah dalam mencegah kecelakaan dan melindungi kesehatan dan keselamatan publik.

Baca juga:  Pengertian Perangkat Pembelajaran: Strategi Terbaik untuk Memaksimalkan Potensi Siswa

FAQ tentang Definisi Kecelakaan Menurut WHO

1. Mengapa definisi kecelakaan penting dalam konteks kesehatan dan keselamatan manusia?

Definisi kecelakaan penting karena membantu identifikasi penyebab dan faktor risiko kecelakaan, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan yang efektif dalam melindungi kesehatan dan keselamatan manusia.

2. Bagaimana definisi kecelakaan menurut WHO membantu dalam pengembangan kebijakan keselamatan di negara-negara?

Definisi kecelakaan menurut WHO menjadi dasar bagi negara-negara dalam mengembangkan kebijakan keselamatan yang dapat mengurangi kesakitan dan kematian akibat kecelakaan.

3. Apa peran definisi kecelakaan dalam pendekatan pencegahan berbasis risiko?

Definisi kecelakaan membantu dalam mengidentifikasi risiko-risiko potensial yang terkait dengan berbagai faktor. Dengan memiliki definisi tersebut, pendekatan pencegahan berbasis risiko dapat diterapkan lebih efektif.

4. Bagaimana peran masyarakat dalam pencegahan kecelakaan?

Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan kecelakaan dengan meningkatkan kesadaran akan faktor risiko, mengikuti aturan keselamatan yang ditetapkan, dan melaporkan kecelakaan yang terjadi agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan.

Dalam kesimpulan, kecelakaan merupakan peristiwa yang tidak disengaja yang dapat mengakibatkan kerugian, cedera, atau kematian. Definisi kecelakaan menurut WHO mencakup berbagai faktor yang terlibat dalam terjadinya kecelakaan, seperti perilaku manusia, faktor fisik, dan faktor lingkungan. Meskipun definisi ini memiliki kelebihan dalam komprehensifitas, perspektif global, dan keterkaitan dengan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga memiliki kekurangan dalam tidak mencakup faktor ekonomi, dampak psikologis, perspektif budaya, dan pertanggungjawaban sosial. Dengan pemahaman yang baik tentang definisi kecelakaan, masyarakat dapat berperan aktif dalam pencegahan kecelakaan demi melindungi kesehatan dan keselamatan manusia.

Share:
Ryan Lesmono

Ryan Lesmono

Pengajar dan peneliti di bidang Ilmu Lingkungan dengan gelar Ph.D. dalam Ilmu Lingkungan. Memiliki minat khusus dalam keberlanjutan dan perubahan iklim serta aktif terlibat dalam proyek-proyek penelitian di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *