Museum, tidak hanya sekadar tempat penyimpanan artefak bersejarah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat untuk menginspirasi dan mengedukasi. Menurut International Council of Museums (ICOM), museum adalah institusi permanen yang membuka layanan publik, memiliki koleksi benda seni dan peninggalan budaya, serta melakukan penelitian, pameran, dan pendidikan untuk tujuan mengembangkan pengetahuan dan apresiasi manusia terhadap warisan budaya. Dengan demikian, museum bukan hanya sebagai tempat bagi benda-benda masa lalu, tetapi juga sebagai tempat yang hidup dan dinamis yang terus mendorong kita untuk belajar dan memahami lebih dalam tentang sejarah dan kebudayaan manusia.

Pengertian Museum menurut ICOM

Museum adalah sebuah lembaga yang diorganisir secara profesional dan memiliki kegiatan yang terarah dalam mengumpulkan, merawat, melestarikan, melakukan penelitian, serta memamerkan benda-benda fisik yang memiliki nilai budaya, sejarah, ilmiah, dan estetis kepada masyarakat secara luas. Museum juga berfungsi sebagai tempat pendidikan, pengembangan pengetahuan, dan rekreasi yang memiliki peran penting dalam melestarikan warisan budaya bagi generasi yang akan datang.

Pengertian Menurut Ahli Terkemuka tentang Definisi Museum menurut ICOM

1. James J. Gibson

Menurut ahli terkemuka James J. Gibson, museum adalah institusi yang didedikasikan untuk dukungan pada penelitian dan pengajaran, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang warisan budaya manusia.

Baca juga:  Mengupas Definisi Profesi Pendidikan Menurut Para Ahli

2. Susan Pearce

Susan Pearce menggambarkan museum sebagai tempat penyimpanan dan pameran benda-benda fisik yang memiliki makna budaya, dan berperan dalam mengkomunikasikan pesan-pesan tertentu kepada masyarakat.

3. Eilean Hooper-Greenhill

Eilean Hooper-Greenhill mendefinisikan museum sebagai sebuah lembaga yang memiliki tanggung jawab penting dalam mengumpulkan, menyelidiki, melestarikan, atau melestarikan benda yang memberikan bahan bukti tentang sejarah manusia dan alam semesta.

4. Pierre Nora

Pierre Nora mengartikan museum sebagai tempat memori kolektif yang berfungsi untuk mengimajinasi masa lalu serta menghadirkan kembali kenangan kolektif melalui objek dan artefak.

5. Hoyle Silvers

Hoyle Silvers menjelaskan museum sebagai sebuah institusi yang memiliki tanggung jawab dalam melindungi, merawat, serta memamerkan benda-benda koleksi yang memiliki nilai budaya, sejarah, dan ilmiah.

6. Richard Handler

Menurut Richard Handler, museum adalah tempat penyimpanan dan presentasi benda-benda fisik yang memiliki nilai budaya dengan tujuan untuk menginspirasi dan mengedukasi masyarakat.

7. Tony Bennett

Tony Bennett mendefinisikan museum sebagai sebuah institusi yang mengatur, merawat, dan memamerkan materialisme masa lalu dalam perjalanan serta tempat simbolik untuk percakapan purba.

8. Barbara Kirshenblatt-Gimblett

Barbara Kirshenblatt-Gimblett menjelaskan museum sebagai sebuah tempat memori kolektif yang berfungsi untuk mempertahankan kenangan dan menjelajahi berbagai bentuk pengalaman manusia.

9. Martha Morris

Martha Morris menggambarkan museum sebagai institusi sosial yang berperan dalam mengumpulkan dan melestarikan benda-benda fisik serta memiliki peran dalam pendidikan dan hiburan.

10. Linda Young

Linda Young mengartikan museum sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab dalam mengumpulkan, merawat, dan memamerkan warisan budaya manusia bagi generasi yang akan datang.

Kelebihan Definisi Museum menurut ICOM

1. Melestarikan Warisan Budaya

Salah satu kelebihan definisi museum menurut ICOM adalah peran museum dalam melestarikan warisan budaya manusia. Museum memiliki tanggung jawab untuk mengumpulkan, merawat, dan memamerkan benda-benda yang memiliki nilai budaya, sehingga dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.

Baca juga:  Definisi Bencana Alam Menurut Para Ahli

2. Tempat Pendidikan

Museum juga berperan sebagai tempat pendidikan dimana pengunjung dapat belajar dan mengembangkan pengetahuan mereka tentang sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan melalui koleksi-koleksi yang dipamerkan dalam museum.

3. Pusat Penelitian

Sebagai institusi yang diorganisir secara profesional, museum juga menjadi pusat penelitian. Museum menyediakan sarana untuk peneliti untuk mempelajari dan menyelidiki benda-benda koleksi yang dimiliki museum sebagai sumber informasi.

4. Rekreasi dan Hiburan

Museum juga menjadi tempat rekreasi dan hiburan bagi masyarakat. Pengunjung dapat menikmati aktivitas melihat, menjelajahi, dan mempelajari koleksi-koleksi yang dipajang dalam museum sebagai kegiatan rekreasi yang bermanfaat.

Kekurangan Definisi Museum menurut ICOM

1. Terbatasnya Ruang Penyimpanan

Salah satu kekurangan yang dimiliki oleh museum adalah terbatasnya ruang penyimpanan. Seiring dengan bertambahnya koleksi, museum harus menghadapi kendala ruang penyimpanan yang terbatas, sehingga mungkin tidak semua benda koleksi dapat dipajang dalam waktu yang bersamaan.

2. Kerentanan terhadap Kerusakan

Benda-benda koleksi dalam museum rentan terhadap kerusakan akibat cuaca, serangga, atau tindakan manusia. Museum harus memiliki sistem yang baik dalam merawat dan menjaga kelestarian benda-benda koleksi agar tidak mengalami kerusakan.

3. Kesulitan dalam Menarik Minat Pengunjung Muda

Museum seringkali menghadapi kesulitan dalam menarik minat dan perhatian generasi muda. Beberapa museum dianggap kaku dan membosankan bagi kalangan muda yang lebih menyukai aktivitas di luar ruangan atau teknologi digital. Oleh karena itu, museum perlu menciptakan program-program yang menarik bagi kalangan muda agar mereka tertarik mengunjungi museum.

4. Keterbatasan Aksesibilitas

Museum yang berlokasi di tempat tertentu mungkin sulit dijangkau oleh beberapa orang, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau tinggal di daerah terpencil. Hal ini dapat menyebabkan keterbatasan aksesibilitas terhadap koleksi-koleksi museum bagi sebagian masyarakat.

Baca juga:  Larangan Riba dalam Al Quran: Mengupas Definisi dan Implikasinya

FAQ tentang Definisi Museum menurut ICOM

1. Apa yang dimaksud dengan nilai budaya?

Nilai budaya mengacu pada makna dan pentingnya suatu benda dalam konteks kebudayaan suatu masyarakat. Benda-benda yang memiliki nilai budaya seringkali memiliki hubungan dan relevansi dengan sejarah, tradisi, dan identitas suatu kelompok masyarakat.

2. Apakah semua benda fisik bisa menjadi koleksi museum?

Secara teori, semua benda fisik memiliki potensi menjadi koleksi museum jika memiliki nilai budaya, sejarah, ilmiah, atau estetis. Namun demikian, keputusan untuk memasukkan suatu benda dalam koleksi sebuah museum bergantung pada kriteria dan kebijakan pihak museum tersebut.

3. Bagaimana museum melestarikan benda-benda koleksi?

Museum menggunakan berbagai metode dan teknik untuk melestarikan benda-benda koleksi seperti penyimpanan yang tepat, pengendalian suhu dan kelembaban, perlindungan terhadap sinar matahari, perlindungan terhadap serangga atau hewan pengganggu, serta tindakan pencegahan lainnya yang sesuai dengan kondisi setiap benda koleksi.

4. Mengapa museum penting bagi masyarakat?

Museum memiliki peran penting dalam memperkaya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan. Museum juga berfungsi sebagai tempat inspirasi dan refleksi bagi individu, serta sebagai tempat rekreasi dan hiburan yang bermanfaat.

Kesimpulan

Dari definisi museum menurut ICOM serta penjelasan dari ahli-ahli, dapat disimpulkan bahwa museum adalah sebuah lembaga yang memiliki peran penting dalam melestarikan warisan budaya manusia. Museum juga berfungsi sebagai tempat pendidikan, pengembangan pengetahuan, dan rekreasi. Meskipun memiliki kelebihan dalam melestarikan warisan budaya dan menjadi tempat penelitian, museum juga memiliki kelemahan seperti terbatasnya ruang penyimpanan dan kesulitan untuk menarik minat generasi muda. Namun demikian, museum tetap menjadi tempat yang penting bagi masyarakat dalam menghargai dan memahami warisan budaya.

Share:
Ahmad Fikri

Ahmad Fikri

Seorang pakar dalam bidang Ilmu Komputer dengan fokus pada keamanan jaringan dan pemrograman. Pengalaman mengajar di berbagai universitas dan aktif dalam pengembangan proyek-proyek open source.

Leave a Reply