Problem solving, atau pemecahan masalah, merupakan sebuah aktivitas yang tak terelakkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa para ahli memiliki pandangan yang berbeda-beda terkait definisi dari problem solving?

Menurut ahli psikologi, problem solving adalah proses kognitif yang melibatkan pemecahan masalah atau menemukan solusi atas suatu masalah yang dihadapi. Dalam konteks ini, kecerdasan dan kreativitas seseorang dapat berperan penting dalam menyelesaikan masalah.

Sementara itu, ahli manajemen berpendapat bahwa problem solving adalah kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mencari solusi atas masalah yang terjadi dalam lingkungan kerja. Hal ini melibatkan pemikiran logis, pemahaman situasi, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat.

Meskipun definisi problem solving bervariasi menurut para ahli, namun satu hal yang pasti, kemampuan problem solving merupakan keterampilan yang sangat berharga dalam menghadapi tantangan dan mencapai tujuan. Jadi, mari kembangkan kemampuan problem solving kita agar dapat mengatasi segala hambatan dan meraih kesuksesan!

Pengertian Definisi Problem Solving Menurut Para Ahli

Problem solving adalah suatu proses kognitif yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk menemukan solusi atau metode terbaik dalam menghadapi suatu masalah. Berikut adalah 10 pengertian mengenai problem solving menurut para ahli:

Baca juga:  Siapa yang tidak mengenal nama Aristoteles, seorang filsuf besar dari Yunani kuno yang memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Salah satu konsep yang sangat terkenal dari Aristoteles adalah definisi komunikasi menurut pandangannya.

1. David Jonassen

Menurut Jonassen, problem solving adalah suatu proses yang melibatkan perubahan sejumlah data yang menjadi bagian dari situasi masalah, dan menghasilkan satu atau lebih solusi yang dianggap memuaskan. Proses ini melibatkan penemuan, inventarisasi, manipulasi, dan transformasi pengetahuan dalam menghadapi masalah.

2. Herbert Simon

Simon mendefinisikan problem solving sebagai suatu kegiatan untuk mencapai tujuan yang melibatkan transformasi masalah yang diberikan menjadi situasi yang diinginkan.

3. Allen Newell dan Herbert Simon

Dalam pandangan Newell dan Simon, problem solving melibatkan pemodelan masalah dan pencarian solusi yang efektif dengan mengaplikasikan pengetahuan yang relevan.

4. George Polya

Polya mengartikan problem solving sebagai suatu proses mental yang melibatkan pengumpulan informasi, pemecahan masalah, dan penilaian atas solusi yang dihasilkan.

5. John S. Duncker

Duncker berpendapat bahwa problem solving melibatkan pencarian dan penemuan strategi yang efektif dalam menghadapi masalah.

6. Karl Duncker

Dalam pandangan Duncker, problem solving adalah suatu usaha yang melibatkan pemilihan dan penerapan suatu strategi yang efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam menghadapi masalah.

7. Jacques Hadamard

Hadamard mendefinisikan problem solving sebagai suatu proses mental yang melibatkan pemahaman masalah, generasi ide, dan evaluasi solusi yang dihasilkan.

8. John D. Bransford dan Barry S. Stein

Menurut Bransford dan Stein, problem solving adalah suatu kegiatan berpikir yang melibatkan pemecahan masalah dan penilaian atas solusi yang dihasilkan.

9. George A. Miller, Eugene Galanter, dan Karl H. Pribram

Mereka mengartikan problem solving sebagai proses mental yang melibatkan penemuan dan pengerjaan strategi secara sistematis untuk mencapai tujuan terkait dalam menghadapi masalah.

10. Iziar R. Ruiz de Azua Borda

Borda berpendapat bahwa problem solving adalah proses kognitif yang melibatkan pemahaman masalah, identifikasi alternatif solusi, dan evaluasi kualitas solusi yang dihasilkan.

Baca juga:  Definisi Humas Menurut The British Institute of Public Relation

Kelebihan Definisi Problem Solving Menurut Para Ahli

Berikut adalah 4 kelebihan definisi problem solving menurut para ahli:

1. Memahami Masalah dengan Lebih Mendalam

Definisi problem solving oleh para ahli membantu individu atau kelompok memahami masalah yang dihadapi dengan lebih mendalam. Dengan memahami esensi masalah, mereka dapat mencari solusi yang tepat dan efektif.

2. Memberikan Kerangka Kerja dalam Memecahkan Masalah

Definisi problem solving menurut para ahli memberikan kerangka kerja yang dapat dijadikan panduan dalam memecahkan masalah. Dengan adanya panduan ini, individu atau kelompok dapat melangkah secara sistematis dan terarah untuk mencapai solusi yang diinginkan.

3. Menciptakan Kreativitas dalam Pemecahan Masalah

Definisi problem solving oleh para ahli mendorong individu atau kelompok untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi. Dengan adanya berbagai perspektif dan pendekatan, mereka dapat menemukan solusi yang inovatif dan efektif dalam mengatasi masalah yang dihadapi.

4. Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Evaluasi

Definisi problem solving menurut para ahli membantu meningkatkan kemampuan individu atau kelompok dalam menganalisis dan mengevaluasi solusi yang dihasilkan. Dengan kemampuan ini, mereka dapat memilih solusi yang paling tepat dan efektif untuk mengatasi masalah.

Kekurangan Definisi Problem Solving Menurut Para Ahli

Berikut adalah 4 kekurangan definisi problem solving menurut para ahli:

1. Terlalu Abstrak

Beberapa definisi problem solving yang diberikan oleh para ahli terlalu abstrak dan sulit dipahami oleh orang awam. Hal ini membuat sulit bagi mereka untuk mengenal konsep dan prinsip dasar dalam menghadapi masalah.

2. Kurangnya Aspek Emosional

Beberapa definisi tidak memperhatikan aspek emosional dalam problem solving. Padahal, emosi dapat mempengaruhi cara individu atau kelompok dalam mencari, mengevaluasi, dan menerapkan solusi. Oleh karena itu, aspek emosional juga perlu diperhatikan dalam pemecahan masalah.

3. Tidak Mencakup Konteks yang Luas

Sebagian definisi problem solving terfokus pada aspek kognitif dan melupakan konteks yang luas. Padahal, masalah yang dihadapi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti konteks sosial, budaya, dan lingkungan. Oleh karena itu, definisi problem solving sebaiknya mencakup konteks yang lebih luas.

Baca juga:  Definisi Administrasi Pembangunan Menurut Para Ahli

4. Bervariasi dan Subjektif

Definisi problem solving merupakan pandangan dan pemahaman dari para ahli yang bervariasi dan subjektif. Pengertian yang diberikan oleh satu ahli dapat berbeda dengan ahli lainnya. Hal ini membuat sulit untuk mencapai konsensus dalam memahami konsep dan prinsip problem solving.

FAQ (Pertanyaan Umum) mengenai Definisi Problem Solving Menurut Para Ahli

1. Apa yang dimaksud dengan problem solving?

Problem solving adalah proses kognitif yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk menemukan solusi atau metode terbaik dalam menghadapi suatu masalah.

2. Mengapa problem solving penting?

Problem solving penting karena membantu individu atau kelompok mengatasi dan menghadapi masalah dengan cara yang efektif dan efisien.

3. Bagaimana cara mengembangkan kemampuan problem solving?

Kemampuan problem solving dapat dikembangkan melalui latihan dan pengalaman dalam menghadapi berbagai masalah.
a. Identifikasi masalah dengan jelas.
b. Kumpulkan informasi dan data yang relevan.
c. Analisis informasi dan identifikasi solusi yang mungkin.
d. Evaluasi solusi yang dihasilkan dan pilih yang terbaik.
e. Implementasikan solusi yang dipilih dan lakukan evaluasi terhadap hasilnya.

4. Apa saja faktor yang mempengaruhi kemampuan problem solving?

Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan problem solving:
a. Pengetahuan dan pengalaman sebelumnya.
b. Kemampuan berpikir logis dan kreatif.
c. Kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain.
d. Motivasi dan minat dalam menyelesaikan masalah.

Dalam kesimpulan, problem solving adalah proses penting yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam menghadapi masalah. Definisi problem solving menurut para ahli membantu memahami konsep, prinsip, dan kerangka kerja dalam memecahkan masalah. Meskipun terdapat kekurangan dan variasi dalam definisi, namun pengertian ini dapat membantu individu atau kelompok dalam mencari solusi yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengembangkan kemampuan problem solving agar dapat menghadapi dan mengatasi masalah dengan lebih baik.

Share:
Ryan Lesmono

Ryan Lesmono

Pengajar dan peneliti di bidang Ilmu Lingkungan dengan gelar Ph.D. dalam Ilmu Lingkungan. Memiliki minat khusus dalam keberlanjutan dan perubahan iklim serta aktif terlibat dalam proyek-proyek penelitian di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *