Bulu Hewan Menumpuk di Rumah? Ini Cara Sederhana Membersihkannya

Definisi7 Views

Bulu Hewan Menumpuk di Rumah? Ini Cara Sederhana Membersihkannya Memelihara kucing atau anjing memberikan banyak kesenangan di rumah, tetapi ada satu persoalan yang hampir selalu mengikuti, yakni bulu yang menempel di sofa, pakaian, karpet, seprai, hingga sudut lantai. Pada hewan tertentu, bulu bahkan kembali terlihat hanya beberapa jam setelah rumah selesai dibersihkan.

Kerontokan sebenarnya merupakan proses alami bagi kucing dan anjing. Jumlah bulu yang terlepas berbeda berdasarkan jenis hewan, karakter bulu, musim, kondisi kulit, serta kebiasaan perawatan. American Kennel Club menjelaskan bahwa semua anjing mengalami kerontokan dalam tingkatan berbeda dan penyisiran teratur dapat membantu mengangkat bulu mati sebelum berakhir di furnitur atau lantai.

Persoalan bulu di rumah tidak selalu membutuhkan alat mahal. Sejumlah benda sederhana seperti kain lembap, sarung tangan karet, penyedot debu, dan sikat yang tepat dapat membantu membersihkan permukaan dengan lebih efektif. Yang lebih penting adalah mengurangi bulu dari sumbernya sehingga pekerjaan membersihkan rumah tidak harus diulang terus menerus.

Mulai dari Bulu yang Menempel di Sofa

Sofa biasanya menjadi salah satu tempat yang paling cepat dipenuhi bulu karena kucing dan anjing senang tidur atau duduk di permukaan yang empuk. Bulu dapat masuk di antara serat kain sehingga tidak seluruhnya terangkat hanya dengan menepuk permukaan.

Cara paling sederhana adalah menggunakan kain microfiber yang sedikit dibasahi. Usapkan kain ke satu arah sehingga bulu berkumpul menjadi gumpalan kecil yang lebih mudah diambil.

Kain tidak perlu dibuat terlalu basah. Tujuannya hanya memberikan sedikit kelembapan agar bulu lebih mudah menempel pada kain dan tidak beterbangan kembali.

EPA menyarankan membersihkan debu menggunakan kain lembap karena kelembapan membantu mencegah partikel yang sudah mengendap kembali terangkat ke udara. Prinsip serupa dapat membantu ketika membersihkan permukaan yang dipenuhi bulu dan partikel halus dari hewan.

Untuk sofa dengan tekstur kain kasar, proses dapat diulang beberapa kali sambil membersihkan kain setiap kali bulu sudah menumpuk.

Sarung Tangan Karet Bisa Menjadi Alat Pembersih Sederhana

Tidak mempunyai alat khusus pengangkat bulu bukan masalah besar. Sarung tangan karet rumah tangga dapat digunakan untuk mengumpulkan bulu dari kain.

Kenakan sarung tangan, kemudian gerakkan telapak tangan pada permukaan sofa atau kursi dengan arah yang sama.

Gesekan antara karet dan kain membantu menarik bulu sehingga berkumpul menjadi gumpalan. Setelah cukup banyak terkumpul, bulu dapat diambil menggunakan tangan atau tisu.

Sarung tangan dapat dibasahi sedikit bila diperlukan. Namun, lakukan pengujian terlebih dahulu pada bagian kecil sofa untuk memastikan kain tidak meninggalkan noda akibat kelembapan.

Cara ini juga dapat digunakan pada jok mobil, tempat tidur hewan, serta beberapa jenis karpet pendek.

Keuntungannya berada pada kemampuan tangan mengikuti bentuk permukaan. Bagian sudut dan lekukan sofa yang sulit dijangkau kepala penyedot debu dapat dibersihkan dengan lebih mudah.

“Menurut penulis, membersihkan bulu hewan tidak selalu membutuhkan alat khusus. Benda yang sudah tersedia di rumah sering cukup efektif selama digunakan dengan teknik yang tepat.”

Gunakan Penyedot Debu Secara Perlahan

Penyedot debu tetap menjadi salah satu alat paling berguna ketika jumlah bulu sudah cukup banyak.

Kesalahan yang sering terjadi adalah menggerakkan kepala penyedot terlalu cepat. Bulu yang masuk jauh di antara serat karpet atau sofa membutuhkan beberapa kali lintasan agar dapat terangkat.

Gerakkan penyedot secara perlahan ke satu arah kemudian ulangi dari arah berbeda.

Pada sofa, gunakan kepala khusus furnitur apabila tersedia. Celah di antara dudukan dan sandaran juga perlu dibersihkan karena bulu sering berkumpul di bagian tersebut tanpa terlihat.

EPA merekomendasikan penyedotan karpet dan furnitur secara rutin. Penggunaan penyedot dengan filter HEPA juga dapat membantu mengurangi debu yang kembali keluar ke udara melalui mesin.

Rumah dengan satu atau beberapa hewan yang sering berada di dalam ruangan mungkin membutuhkan frekuensi pembersihan lebih tinggi dibandingkan rumah tanpa hewan.

Filter HEPA Berguna untuk Rumah dengan Penghuni Sensitif

Bulu yang terlihat sebenarnya hanya satu bagian dari material yang dibawa hewan.

Partikel kulit atau dander juga dapat berada pada furnitur, karpet, pakaian, dan udara. Pada orang yang sensitif, material tersebut dapat memicu keluhan alergi atau asma.

EPA menyebut pembersihan rutin dapat membantu mengurangi penumpukan debu dan alergen termasuk dander hewan. Penyedot dengan filter HEPA dapat digunakan untuk membantu menahan sebagian partikel agar tidak kembali tersebar melalui udara buangan mesin.

Bila ada anggota keluarga dengan asma atau alergi, EPA juga menyarankan agar orang tersebut tidak berada dekat area saat proses penyedotan berlangsung karena aktivitas membersihkan dapat sementara waktu mengangkat debu ke udara.

Perlu dipahami pula bahwa filter HEPA bukan berarti bulu tidak lagi perlu dibersihkan secara manual.

Bulu besar tetap harus diangkat dari sofa, lantai, dan kain. HEPA lebih berguna dalam membantu menangani partikel yang lebih kecil.

Kain Lembap Lebih Baik daripada Kemoceng untuk Permukaan Keras

Meja, lemari, rak televisi, dan permukaan kayu sering terlihat bersih dari kejauhan, tetapi bulu halus dapat berkumpul di atasnya.

Menggunakan kemoceng kering dapat memindahkan bulu dari satu tempat ke tempat lain. Sebagian material terangkat ke udara kemudian kembali turun beberapa menit kemudian.

Kain lembap memberikan hasil berbeda.

Bulu dan debu menempel pada permukaan kain sehingga dapat langsung dibuang atau dicuci.

EPA secara khusus merekomendasikan pembersihan debu dengan kain lembap untuk membantu menjaga partikel yang sudah mengendap agar tidak kembali tersebar.

Bersihkan dari bagian atas menuju bawah.

Mulailah dari rak tertinggi, meja, permukaan furnitur, kemudian akhiri dengan lantai. Bila lantai dibersihkan terlebih dahulu, debu dari meja dapat turun lagi dan pekerjaan harus diulang.

Mengepel Lantai Setelah Menyedot Bulu

Untuk lantai keras, kombinasi penyedotan dan pengepelan biasanya memberikan hasil lebih baik daripada hanya salah satunya.

Penyedot mengangkat gumpalan bulu yang besar, sedangkan pel lembap mengambil bulu halus dan debu yang masih tertinggal.

EPA juga memasukkan pengepelan sebagai salah satu langkah yang dapat membantu mengurangi partikel dan alergen di dalam ruangan.

Hindari menyapu terlalu cepat menggunakan sapu kering apabila bulu sangat banyak.

Gerakan sapu dapat membuat bulu ringan beterbangan dan masuk ke bawah furnitur. Jika tetap ingin menggunakan sapu, gerakkan perlahan dan kumpulkan bulu sedikit demi sedikit.

Pada lantai yang mudah rusak akibat air, gunakan jumlah air sesuai petunjuk perawatan material tersebut.

Lint Roller Cocok untuk Pakaian dan Area Kecil

Pakaian berwarna gelap sering memperlihatkan bulu lebih jelas, terutama bila hewan memiliki warna bulu terang.

Lint roller menjadi pilihan sederhana untuk kondisi seperti ini.

Gerakkan roller dari bagian atas pakaian menuju bawah dengan tekanan ringan. Ganti bagian perekat ketika permukaannya sudah penuh.

Alat ini juga dapat digunakan pada kursi kerja, bantal, tirai, serta bagian sofa yang hanya memiliki sedikit bulu.

Untuk area yang sangat luas, lint roller sekali pakai dapat menghasilkan cukup banyak sampah. Alternatifnya adalah sikat pengangkat bulu yang dapat digunakan kembali atau sarung tangan karet.

Pakaian yang sudah bersih sebaiknya langsung disimpan di lemari tertutup bila hewan bebas berjalan di seluruh rumah.

Membiarkan pakaian bersih berada di atas tempat tidur akan membuat bulu kembali menempel sebelum digunakan.

Bersihkan Tempat Tidur Hewan Lebih Sering

Salah satu sumber bulu terbesar sering berada tepat di tempat hewan tidur.

Bantal, selimut, alas kandang, dan tempat tidur hewan dapat mengumpulkan bulu dalam jumlah besar karena digunakan selama berjam jam setiap hari.

Membersihkan area ini secara rutin dapat mengurangi perpindahan bulu menuju ruangan lain.

EPA menyarankan pencucian tempat tidur hewan secara rutin sebagai bagian dari upaya mengurangi dander dan material yang berasal dari hewan.

Sebelum memasukkan alas ke mesin cuci, singkirkan bulu sebanyak mungkin menggunakan penyedot debu atau sikat.

Bulu dalam jumlah besar sebaiknya tidak langsung dibiarkan masuk bersama kain karena dapat terkumpul di bagian mesin atau saluran pembuangan.

Periksa pula petunjuk pencucian dari produsen karena beberapa alas menggunakan isi yang memerlukan cara tertentu.

Sikat Hewan Sebelum Bulunya Jatuh di Rumah

Membersihkan rumah hanya menangani bulu setelah terlepas. Cara yang lebih efektif adalah mengurangi jumlah bulu yang jatuh dari tubuh hewan.

Penyisiran rutin menjadi langkah utama.

AKC menjelaskan penyisiran membantu mengangkat rambut mati serta kotoran. Pada anjing yang mengalami kerontokan berat, penyisiran mungkin diperlukan beberapa kali dalam seminggu atau bahkan setiap hari pada periode tertentu.

Kucing juga memperoleh manfaat dari perawatan serupa. ASPCA menyebut kucing berbulu panjang yang hidup di dalam rumah dapat mengalami kerontokan sepanjang tahun dan membutuhkan penyisiran setiap beberapa hari untuk mengangkat bulu mati sekaligus mencegah kusut.

Melakukan penyisiran berarti sebagian besar bulu mati berpindah ke sikat sebelum jatuh ke sofa.

Hasilnya mungkin tidak menghilangkan kerontokan sepenuhnya, tetapi jumlah bulu yang harus dibersihkan dari rumah dapat berkurang.

Pilih Sikat Berdasarkan Jenis Bulu

Tidak semua sisir cocok untuk setiap hewan.

Anjing berbulu pendek dapat menggunakan sikat berbulu halus atau sarung tangan khusus perawatan. AKC menyebut grooming glove dan rubber curry comb dapat membantu melepaskan rambut mati pada jenis bulu tertentu.

Anjing dengan bulu panjang atau lapisan ganda membutuhkan alat yang mampu mencapai lapisan bawah.

Slicker brush dan rake dapat digunakan pada jenis bulu tertentu, tetapi tekanan harus tetap lembut agar tidak melukai kulit.

Untuk kucing berbulu pendek, ASPCA menyebut sikat berbahan karet dapat efektif mengangkat bulu mati.

Bila tidak yakin, konsultasikan jenis sikat dengan dokter hewan atau groomer. Alat yang terlalu tajam atau digunakan berlebihan dapat membuat kulit teriritasi dan merusak bulu.

Jangan Menganggap Mandi Setiap Hari Akan Menghentikan Kerontokan

Ketika melihat bulu berjatuhan, sebagian pemilik mungkin tergoda memandikan hewan lebih sering.

Mandi memang dapat membantu membersihkan kulit dan mengangkat sebagian bulu yang sudah lepas, tetapi frekuensinya harus disesuaikan dengan jenis hewan dan kondisi kulit.

Produk yang digunakan juga harus dibuat khusus untuk hewan.

AKC mengingatkan produk manusia tidak sebaiknya digunakan untuk perawatan anjing dan menyarankan pemilik memakai produk yang memang diformulasikan untuk hewan.

ASPCA juga menyarankan penggunaan sabun atau sampo yang sesuai untuk kucing.

Mandi berlebihan atau penggunaan produk yang terlalu keras dapat membuat kulit kering dan menimbulkan persoalan baru.

Karena itu, tujuan utamanya bukan memandikan hewan sesering mungkin, melainkan melakukan perawatan sesuai kebutuhan.

Batasi Area Tertentu Bila Bulu Sulit Dikendalikan

Rumah dengan penghuni yang mempunyai alergi atau asma mungkin membutuhkan pembatasan lebih tegas.

EPA menyarankan hewan dijauhkan dari ruang tidur dan, bila memungkinkan, dari furnitur berlapis kain serta karpet pada rumah dengan penghuni yang sensitif terhadap dander hewan.

Membuat satu ruangan bebas hewan dapat mengurangi jumlah bulu di area tersebut.

Pintu kamar sebaiknya ditutup secara konsisten. Membiarkan hewan masuk hanya sesekali tetap dapat membawa bulu dan dander ke kasur maupun karpet.

Bagi keluarga tanpa persoalan alergi, aturan dapat dibuat lebih fleksibel.

Misalnya hewan tetap boleh naik sofa tetapi menggunakan satu selimut khusus. Selimut tersebut kemudian lebih mudah dicuci dibandingkan membersihkan seluruh permukaan sofa setiap hari.

“Mengendalikan bulu di rumah lebih mudah ketika pemilik menentukan area yang memang boleh digunakan hewan daripada terus membersihkan seluruh ruangan tanpa batas yang jelas.”

Selimut Pelindung Bisa Mengurangi Pekerjaan pada Sofa

Jika hewan mempunyai satu tempat favorit di sofa, menutup bagian tersebut dengan kain atau selimut yang mudah dicuci dapat menghemat banyak pekerjaan.

Alih alih membersihkan seluruh kain sofa, pemilik cukup mengangkat pelindung lalu membersihkannya.

Pilih bahan yang tidak terlalu mudah menangkap bulu dan dapat dicuci berulang kali.

Sediakan dua lembar sehingga satu tetap dapat digunakan ketika yang lain sedang dicuci.

Cara serupa dapat digunakan pada kursi mobil.

Bagi anjing yang sering ikut bepergian, pelapis kursi khusus membantu mencegah bulu masuk jauh ke celah jok.

Setelah perjalanan, pelapis dapat dilepas di luar kendaraan dan bulunya dibersihkan sebelum dicuci.

Jangan Melupakan Bawah Sofa dan Sudut Ruangan

Bulu hewan sangat ringan sehingga mudah bergerak mengikuti aliran udara.

Bulu yang terlihat di tengah ruangan mungkin hanya sebagian kecil. Jumlah lebih banyak sering berkumpul di bawah sofa, belakang lemari, sudut dinding, bawah tempat tidur, serta sekitar kaki furnitur.

Area tersebut perlu dimasukkan ke jadwal pembersihan.

Gunakan kepala penyedot yang panjang untuk menjangkau ruang sempit. Bila furnitur cukup ringan dan aman dipindahkan, bersihkan bagian bawah secara berkala.

Kipas dan pendingin ruangan juga dapat menggerakkan bulu menuju lokasi tertentu.

Perhatikan bagian yang sering menjadi tempat berkumpulnya bulu. Setelah mengetahui polanya, pekerjaan berikutnya dapat lebih terarah daripada membersihkan seluruh ruangan dengan intensitas yang sama.

Bersihkan Filter Pendingin Ruangan Secara Berkala

Bulu dan partikel halus dapat ikut bergerak melalui aliran udara di rumah.

EPA menyarankan filter pada sistem pemanas, pendingin, dan pembersih udara diganti atau dibersihkan sesuai petunjuk produsen. Filter dengan efisiensi lebih tinggi juga dapat membantu mengurangi partikel di dalam ruangan.

Untuk pendingin ruangan rumah, periksa petunjuk model yang digunakan.

Sebagian filter dapat dicuci sedangkan jenis lain harus diganti.

Filter yang terlalu kotor dapat mengurangi aliran udara dan tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pemilik hewan yang mengalami kerontokan berat mungkin menemukan filter lebih cepat kotor dibandingkan rumah tanpa hewan.

Buat Jadwal Ringan agar Bulu Tidak Sempat Menumpuk

Membersihkan bulu menjadi jauh lebih berat bila seluruh pekerjaan ditunda sampai akhir pekan.

Cara yang lebih ringan adalah membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian kecil.

Sofa dapat dibersihkan cepat setiap satu atau dua hari. Lantai dapat disedot sesuai kebutuhan. Tempat tidur hewan dijadwalkan untuk dicuci. Penyisiran dilakukan mengikuti karakter bulu hewan.

Dengan cara tersebut, jumlah bulu pada setiap sesi lebih sedikit.

EPA juga merekomendasikan penyedotan karpet dan furnitur secara rutin, terutama pada rumah dengan sumber debu dan alergen.

Rutinitas tidak harus sama untuk semua rumah.

Seekor kucing berbulu pendek di apartemen tentu menghasilkan kebutuhan berbeda dibandingkan dua anjing dengan lapisan bulu tebal yang sering bermain di halaman.

Kerontokan Sangat Banyak Perlu Diperhatikan

Bulu yang rontok tidak selalu berarti ada penyakit. Kucing dan anjing memang secara alami melepaskan rambut mati.

Namun, perubahan yang tidak biasa perlu diperhatikan.

AKC menyarankan pemilik berkonsultasi dengan dokter hewan bila kerontokan pada anjing disertai penipisan bulu, bagian botak, atau iritasi kulit karena beberapa masalah kesehatan dapat memengaruhi kondisi bulu.

ASPCA memberikan anjuran serupa untuk kucing. Kerontokan merupakan proses alami, tetapi bagian botak atau kehilangan bulu dalam jumlah jauh lebih besar dari biasanya dapat menunjukkan persoalan yang perlu diperiksa dokter hewan.

Perubahan seperti sering menggaruk, kulit merah, luka, ketombe berlebihan, bau kulit yang tidak biasa, atau hewan terus menjilat satu bagian tubuh juga tidak sebaiknya hanya dianggap sebagai persoalan kebersihan rumah.

Dalam kondisi tersebut, membeli alat pengangkat bulu lebih banyak tidak menyelesaikan sumber persoalannya. Pemeriksaan pada hewan diperlukan untuk mengetahui mengapa pola kerontokannya berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *